Transkrip wawancara otomatis, gratis
Upload rekaman wawancara skripsi, tesis atau liputan, lalu dapatkan transkrip lengkap dengan timestamp. Tandai Peneliti dan Narasumber, koreksi, lalu ekspor ke Word. Rekaman tidak pernah diupload.
Transkrip wawancara
Klik kotak label untuk mengganti pembicara: – → P (Peneliti) → N (Narasumber). Klik teks untuk memperbaiki kata. Semua perubahan ikut terunduh.
Cara membuat transkrip wawancara dari rekaman
Upload rekaman
Pindahkan file rekaman dari HP ke laptop, atau langsung pilih dari galeri HP. Rekaman Zoom dan Google Meet (MP4) juga bisa.
Transkrip otomatis
Pilih Bahasa Indonesia dan kualitas “Paling akurat”. Proses di laptop biasanya kurang lebih sepanjang durasi rekaman, jadi Anda bisa mengerjakan hal lain sambil menunggu.
Tandai dan koreksi
Beri label P atau N di setiap baris, dengarkan ulang bagian yang meragukan, lalu ekspor ke Word untuk lampiran skripsi.
Contoh format transkrip wawancara
Format yang umum dipakai di lampiran skripsi adalah tabel dengan waktu, kode pembicara dan isi ucapan. File Word dari alat ini langsung memakai format tersebut.
| Waktu | Pembicara | Ucapan |
|---|---|---|
| 00:00:04 | P | Selamat pagi, Bu. Terima kasih sudah bersedia diwawancarai. Bisa Ibu ceritakan sejak kapan usaha ini berjalan? |
| 00:00:12 | N | Pagi. Usaha ini saya mulai tahun 2019, awalnya hanya jualan dari rumah lewat WhatsApp. |
| 00:00:21 | P | Apa tantangan terbesar di tahun pertama? |
| 00:00:25 | N | Modal dan pemasaran. Waktu itu belum paham cara promosi di media sosial. |
P = Peneliti, N = Narasumber. Jika narasumber lebih dari satu, ganti label di Word menjadi N1, N2 dan seterusnya.
Kenapa cocok untuk penelitian
Menjaga kerahasiaan narasumber
Etika penelitian sering mewajibkan data narasumber dijaga. Karena audio diproses di perangkat Anda, rekaman tidak pernah berpindah ke server pihak lain.
Hemat waktu berjam-jam
Mengetik transkrip manual bisa makan 4 sampai 6 jam untuk setiap jam rekaman. Dengan transkrip otomatis, tugas Anda tinggal mendengarkan ulang dan mengoreksi.
Timestamp untuk kutipan
Setiap baris punya waktu, jadi mudah kembali ke bagian rekaman saat menulis analisis atau mengutip narasumber.
Gratis untuk mahasiswa
Tidak ada batas menit dan tidak perlu kartu kredit. Cukup browser di laptop atau HP.
Tips merekam wawancara agar transkripnya akurat
Dekatkan perekam
Letakkan HP di antara Anda dan narasumber, sekitar 30 sampai 50 cm dari mulut narasumber.
Pilih tempat tenang
Hindari kafe ramai, kipas angin dan suara kendaraan. Suara latar adalah penyebab utama kesalahan transkrip.
Jangan bicara bersamaan
Tunggu narasumber selesai berbicara. Kalimat yang tumpang tindih sulit dikenali, baik oleh mesin maupun manusia.
Bahasa daerah
Jika narasumber banyak memakai Bahasa Jawa atau Sunda, pilih bahasa itu. Hasil bahasa daerah biasanya perlu lebih banyak koreksi.
Pertanyaan seputar transkrip wawancara
Apakah transkrip wawancara otomatis boleh dipakai untuk skripsi?
Boleh sebagai draf. Transkrip otomatis menghemat waktu mengetik, tetapi tetap harus Anda dengarkan ulang dan koreksi agar sesuai ucapan narasumber sebelum dilampirkan di skripsi.
Apakah rekaman narasumber saya aman?
Ya. Rekaman diproses langsung di browser Anda dan tidak pernah diupload ke server, sehingga kerahasiaan narasumber tetap terjaga sesuai etika penelitian.
Bisakah membedakan suara peneliti dan narasumber?
Klik label di depan setiap baris untuk menandainya sebagai P (Peneliti) atau N (Narasumber). Label ini ikut masuk ke file Word dan TXT.
Bagaimana cara memindahkan transkrip ke Word?
Tekan tombol Word. File berisi tabel dengan kolom No, Waktu, Pembicara dan Ucapan, dan bisa dibuka di Microsoft Word, WPS Office atau Google Docs.
Berapa lama rekaman wawancara yang bisa ditranskrip?
Wawancara 30 sampai 60 menit umumnya lancar di laptop. Untuk rekaman lebih dari satu jam, potong menjadi beberapa bagian agar memori browser cukup.
Apa beda transkrip verbatim dan non-verbatim?
Transkrip verbatim menuliskan semua ucapan apa adanya, termasuk jeda dan pengulangan. Non-verbatim merapikan kalimat tanpa mengubah makna. Hasil otomatis mendekati non-verbatim, jadi tambahkan jeda atau ekspresi secara manual bila penelitian Anda membutuhkan verbatim.
Alat lain yang mungkin Anda perlukan
- Audio to text
- Voice note WhatsApp ke teks
- MP3 ke teks
- Video ke teks
- Bahasa Jawa ke teks